EMAIL: PASSWORD:
Front Office
UPT. PERPUSTAKAAN
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya


Kampus ITS Sukolilo - Surabaya 60111

Phone : 031-5921733 , 5923623
Fax : 031-5937774
E-mail : libits@its.ac.id
Website : http://library.its.ac.id

Support (Customer Service) :
timit_perpus@its.ac.id




Welcome..guys!

Have a problem with your access?
Please, contact our technical support below:
LIVE SUPPORT


Davi Wahyuni


Tondo Indra Nyata


Anis Wulandari


Ansi Aflacha




ITS » Scientific Articles » Kimia
Posted by orchidea@chem-eng.its.ac.id at 18/06/2016 17:35:04  •  1313 Views


Author :
BAIDAWI, AHMAD ( None )
LATIF, IQBAL   RACHMANIAH, ORCHIDEA




ABSTRAK

Pengembangan teknologi pembuatan biodiesel perlu ditingkatkan khususnya dalam peningkatan konversi metil ester. Metode transesterifikasi selama ini banyak digunakan dalam proses pembuatan biodiesel. Reaksi ini merupakan reaksi yang lambat karena berlangsung dalam sistem dua fase. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan penambahan co-solvent yang tidak reaktif. Penambahan co-solvent bertujuan untuk membentuk sistem larutan yang semula dua fase menjadi satu fase. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan mempelajari pengaruh penambahan co-solvent THF terhadap metil ester yang dihasilkan pada reaksi transesterifikasi pembuatan biodiesel dari crude palm oil CPO. Adapun variabel yang dipelajari adalah molar ratio minyakmetanol 16 110 115 dan 120 jumlah katalis 05 dan 13-berat minyak dan waktu reaksi 2 6 10 15 dan 60 menit. Selain itu dilakukan pula reaksi transesterifikasi tanpa penambahan co-solvent metode konvensional untuk mengetahui pengaruh nyata penambahan co-solvent terhadap peningkatan metil ester yang dihasilkan. Reaksi transesterifikasi dilakukan skala laboratorium menggunakan labu alas bulat berleher tiga dilengkapi pendingin balik termometer dan pengaduk magnetik. Suhu reaksi dijaga pada 30oC menggunakan penangas air dan tekanan atmosferik. Hasil penelitian menunjukkan transesterifikasi dengan penambahan co-solvent menghasilkan kadar metil ester lebih tinggi dibandingkan metode konvensional. Kadar metil ester tertinggi 9842 dicapai pada penambahan THFmetanol 21 molar ratio CPOmetanol 16 dan katalis NaOH 05-berat. Penggunaan katalis NaOH 13-berat memberi kadar metil ester lebih tinggi dibanding penggunaan katalis NaOH 05-berat dengan kenaikan kadar metil ester sebesar 3-4. Reaksi transeterifikasi dengan penambahan co-solvent berlangsung lebih cepat dibandingkan reaksi konvensional. Untuk metode dengan penambahan co-solvent kadar metil ester telah mencapai 8725-berat dalam 2 menit reaksi sedangkan pada metode konvensional konversi metil ester hanya mencapai 4330 untuk waktu reaksi yang sama.



KeywordsBiodiesel; Co-solvent; Crude Palm Oil; Metil Ester; Transesterifikasi
 
Subject:  Biodiesel
Date Create: 26/08/2008
Type: Text
Format: PDF
Language: Indonesian
Identifier: ITS-Article-14005160010092
Collection ID: 14005160010092
Call Number: 662.88 Bai t


Source
article of Prosiding Seminar Nasional Kimia X (SENAKI X), Surabaya, 26 Agustus 2008, ISBN 978-545-043-3

Coverage
ITS Community

Rights
Kimia, FMIPA, Institut Teknologi Sepuluh Nopember - Surabaya




[ Download - Summary ]

ITS-Article-14005160010092-41682.pdf




 Similar Document...




! ATTENTION !

To facilitate the activation process, please fill out the member application form correctly and completely

Registration activation of our members will process up to max 24 hours (confirm by email). Please wait patiently

POLLING

Bagaimana pendapat Anda tentang layanan repository kami ?

Bagus Sekali
Baik
Biasa
Jelek
Mengecewakan





You are connected from 10.199.6.2
using CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)



Copyright © ITS Library 2006 - 2022 - All rights reserved.
Dublin Core Metadata Initiative and OpenArchives Compatible
Developed by Hassan