EMAIL: PASSWORD:
Front Office
UPT. PERPUSTAKAAN
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya


Kampus ITS Sukolilo - Surabaya 60111

Phone : 031-5921733 , 5923623
Fax : 031-5937774
E-mail : libits@its.ac.id
Website : http://library.its.ac.id

Support (Customer Service) :
timit_perpus@its.ac.id




Welcome..guys!

Have a problem with your access?
Please, contact our technical support below:
LIVE SUPPORT


Davi Wahyuni


Tondo Indra Nyata


Anis Wulandari


Ansi Aflacha




ITS » Scientific Articles » Kimia
Posted by orchidea@chem-eng.its.ac.id at 18/06/2016 17:30:48  •  1288 Views


Author :
ELFERA, YOSTA R ( None )
DANANG, HARIMURTI W   RACHMANIAH, ORCHIDEA




ABSTRAK

Menjawab kebutuhan BBM yang besar dimasa datang diperlukan diversifikasi energi dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Alga saat ini dipandang sebagai bahan baku baru yang berpotensi menghasilkan minyak dengan jumlah yang cukup besar. Selain itu minyak alga tidak bersaing sebagai komoditi pangan. Spirulina Sp. atau ganggang hijau-biru dipilih dikarenakan waktu panennya sangat singkat satu minggu dan memiliki kandungan lipid cukup tinggi dibandingkan dengan jenis alga yang lain. Selain itu karakteristik kondisi lingkungan untuk tempat hidup Spirulina Sp. sesuai dengan kondisi cuaca di Indonesia yaitu pH cenderung basa suhu 20-40oC. Metode osmotik dipilih mengingat Spirulina Sp. adalah makhluk hidup mikrokopis multi sel yang memiliki membran semipermiabel yang rentan terhadap perubahan tekanan osmotik. Asam klorida dan larutan NaOH dipilih sebagai pelarut karena kedua jenis larutan diatas memiliki tekanan osmotik cukup tinggi sehingga dapat dengan mudah merusak membran semipermiabel yang ada. Metode perkolasi juga dipilih sebagai salah satu metode pembanding dimana metode ini banyak digunakan sebagai metode rujukan untuk merecovery senyawa-senyawa atsiri bernilai tinggi dibidang farmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstraksi minyak alga dengan pelarut etanol 998 77236-berat memberi yield minyak lebih besar dibandingkan dengan pelarut HCl 5 M 71218-berat. Volume pelarut waktu pengadukan dan molaritas larutan berpengaruh terhadap perolehan yield minyak untuk jenis pelarut HCl. Semakin banyak volume pelarut yang digunakan semakin lama waktu pengadukan dan semakin tinggi molaritas larutan maka semakin meningkat perolehan yield minyak. Kadar air pada fase hidroalkoholik Q dan waktu perendaman mempengaruhi perolehan yield minyak untuk pelarut etanol 998. Kadar air 3763 pada fase hidroalkoholik Q memberi yield minyak sebesar 76584-berat.



KeywordsAlga; Ekstraksi; Spirulina Sp.; Minyak alga
 
Subject:  Biodiesel
Date Create: 26/08/2008
Type: Text
Format: PDF
Language: Indonesian
Identifier: ITS-Article-14005160010093
Collection ID: 14005160010093
Call Number: 662.88 Elf s


Source
article of Seminar Nasional Kimia X (SENAKI X), Surabaya, 26 Agustus 2008, ISBN 978-545-043-3

Coverage
ITS Community

Rights
Kimia, FMIPA, Institut Teknologi Sepuluh Nopember - Surabaya




[ Download - Summary ]

ITS-Article-14005160010093-41681.pdf




 Similar Document...




! ATTENTION !

To facilitate the activation process, please fill out the member application form correctly and completely

Registration activation of our members will process up to max 24 hours (confirm by email). Please wait patiently

POLLING

Bagaimana pendapat Anda tentang layanan repository kami ?

Bagus Sekali
Baik
Biasa
Jelek
Mengecewakan





You are connected from 10.199.6.2
using CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)



Copyright © ITS Library 2006 - 2022 - All rights reserved.
Dublin Core Metadata Initiative and OpenArchives Compatible
Developed by Hassan