EMAIL: PASSWORD:
Front Office
UPT. PERPUSTAKAAN
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya


Kampus ITS Sukolilo - Surabaya 60111

Phone : 031-5921733 , 5923623
Fax : 031-5937774
E-mail : libits@its.ac.id
Website : http://library.its.ac.id

Support (Customer Service) :
timit_perpus@its.ac.id




Welcome..guys!

Have a problem with your access?
Please, contact our technical support below:
LIVE SUPPORT


Davi Wahyuni


Tondo Indra Nyata


Anis Wulandari


Ansi Aflacha




ITS » Scientific Articles » Teknik Industri
Posted by kisaqust@me.its.ac.id at 12/05/2016 15:03:17  •  1930 Views


Author :
ASHSHIDDIQI, HASAN ( none )
AGUSTIN, HELENA CAROLINA KIS




ABSTRAK

Beton bertulang merupakan struktur optimal yang sering digunakan untuk bangunan. Pada penggunaannya beton bertulang mengalami penurunan kualitas di mana salah satu penyebab utama adalah korosi pada baja tulangannya. Pada beton bertulang selain terjadi pada bagian yang terendam air korosi juga menyerang bagian yang tidak terendam air karena media korosif dapat berpenetrasi ke dalam beton hingga kontak dengan baja tulangan. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh metode perawatan curing beton terhadap korosi baja tulangan pada bagian beton yang tidak terendam media korosif. Metode perawatan curing beton yang dipilih yaitu A menyiram spesimen beton dengan air dua kali perhari kemudian membungkusnya dengan kain goni basah dan B menyiram spesimen beton dengan air dua kali perhari tanpa membungkusnya dengan kain goni basah. Perawatan curing beton dilakukan selama 21 hari. Spesimen yang digunakan adalah beton dengan rasio airsemen wc ratio 05 berbentuk silinder pejal dengan panjang 120 mm dan diameter 508 mm 2 inch. Baja profil berdiameter 95 mm dengan panjang 120 mm dipilih sebagai tulangan beton. Pengujian spesimen dilakukan selama 40 60 dan 120 hari dengan merendam spesimen beton dalam larutan NaCl 125 pada kedalaman 15 mm dari dasar spesimen beton. Monitoring korosi dilakukan dengan mengukur half-cell potensial resistivity beton kandungan ion Cl- pada beton untuk mengetahui kecenderungan korosi baja tulangan.Teknik hilang berat dan observasi visual dilakukan sebagai pendukung ketiga metode tersebut. Pada beton yang dirawat curing dengan metode A memiliki half cell potential lebih rendah resistivity lebih tinggi dan kandungan ion Cl- lebih rendah dibandingkan beton yang dirawat curing dengan metode B. Pada beton yang dirawat curing dengan metode A setelah pengujian selama 40 80 hari terjadi korosi tetapi tidak signifikan. Pada pengujian selama 120 hari terdapat satu spesimen baja tulangan yang terkorosi secara signifikan. Pada beton yang dirawat curing dengan metode B setelah pengujian selama 40 hari baja tulangan terkorosi tetapi tidak signifikan sedangkan pada pengkondisian 80 100 hari baja tulangan terkorosi relatif signifikan



KeywordsKorosi; beton bertulang; curing; half-cell potensial; resistivity
 
Subject:  korosi
Date Create: 22/07/2009
Type: Text
Format: PDF
Language: Indonesian
Identifier: ITS-Article-25005160010010
Collection ID: 25005160010010
Call Number: 623.848 Ash s


Source
article of Prosiding Seminar Nasional XIV - FTI-ITS

Coverage
ITS Community

Rights
Prosiding Seminar Nasional XIV - FTI-ITS




[ Download - Summary ]

ITS-Article-25005160010010-41487.pdf




 Similar Document...




! ATTENTION !

To facilitate the activation process, please fill out the member application form correctly and completely

Registration activation of our members will process up to max 24 hours (confirm by email). Please wait patiently

POLLING

Bagaimana pendapat Anda tentang layanan repository kami ?

Bagus Sekali
Baik
Biasa
Jelek
Mengecewakan





You are connected from 10.199.6.2
using CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)



Copyright © ITS Library 2006 - 2022 - All rights reserved.
Dublin Core Metadata Initiative and OpenArchives Compatible
Developed by Hassan