EMAIL: PASSWORD:
Front Office
UPT. PERPUSTAKAAN
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya


Kampus ITS Sukolilo - Surabaya 60111

Phone : 031-5921733 , 5923623
Fax : 031-5937774
E-mail : libits@its.ac.id
Website : http://library.its.ac.id

Support (Customer Service) :
timit_perpus@its.ac.id




Welcome..guys!

Have a problem with your access?
Please, contact our technical support below:
LIVE SUPPORT


Moh. Fandika Aqsa


Davi Wahyuni


Tondo Indra Nyata


Anis Wulandari


Ansi Aflacha




ITS » Seminar » Luar ITS
Posted by bangun_ms@geodesy.its.ac.id at 09/09/2014 00:08:31  •  718 Views


IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG INFORMASI GEOSPASIAL PELUANG HARAPAN DAN TANTANGAN

Author :
SUKOJO, BANGUN MULJO ( 195305271983031001 )




ABSTRAK

Kalau kita menengok jauh ke belakang bagaimana kebudayaan dan peradaban umat manusia tidak akan lepas dan selalu familiar dengan apa yang disebut peta atau kata yang ada pada undang undang yang lagi kita bahas saat ini yaitu Informasi Geospasial. Sebagai contoh budaya dan peradaban bangsa Eskimo sejak dahulu telah mengenal peta yang dibuat dari binatang laut untuk melakukan pelayaran dan mencari ikan bangsa Mesir telah membuat membuat peta untuk keperluan kepastian hak milik lahan pertanian mereka sebagai peta kadaster sejak dahulu bangsa Arab dan bangsa Yunani telah mengembangkan ilmu pengetahuan mathematik astronomi dan fisika yang merupakan dasar dari ilmu pemetaan dan masih banyak lagi contoh contoh keterkaitan antara kebudayaan dan peradaban suatu bangsa yang tidak lepas dari peta sehingga tidak berlebihan kalau ada slogan No Map No Cultur Dari sini sangat kelihatan sekali bagaimana peran dan fungsi peta dalam kebudayaan dan peradaban manusia bukan hanya sebagai alat atau tool saja seperti yang sekarang dikatakan No Map No Plan saya kira lebih dari itu kebudayaan dan peradaban suatu bangsa atau kaum sangat ditentukan oleh bagaimana mereka membuat mengelola dan menggunakan peta sebagai hasil dari ilmu pengetahuan teknologi seni budaya dan peradaban. Bangsa Indonesia telah melakukan muhibah atau pelayaran dari satu tempat ke tempat yang lain pasti memerlukan peta sebagai sakah satu alat untuk bekal perjalanannya kita mulai sejarah dari kedatangan manusia pertama yang ada di Indonesia seperti Pythecantropus Erectus yang ada Sangiran Sragen Trinil Mojokerto dan Wajak Tulungagung hipotesa The Lost Atlantic adalah di Indonesia masa megalitikum pra sejarah yang tersebar dari ujung Pulau Sumatera sampai ujung Pulau Papua seperti Tomok di Pulau Samosir Pasemah di Sumatera Selatan di Cipari Kuningan Gunung Padang Cianjur Pangguyangan Salak Datar Tugu Gede Ciarca Sukabum Pasir Angin Pasir Kuda Bogor di Kawengan Kidangan dan Gunungmas Bojonegoro Gunungsigro Tuban Gianyar Bali Bajawa Flores Waikabubak Sumba kedatangan bangsa Indonesia dari India Belakang Birma pengaruh kebudayaan Hindu-Budha Kutainegara Tarumanegara Kalingga Mataram Kuno Medang Kahuripan Jenggala Daha Singosari Sriwijaya Majapahit pengaruh kebudayaan Islam Samudera Pasai Ternate Makasar Demak Pajang Mataram Surakarta Jogyakarta Banten sampai detik ini kita telah mengenal membuat dan menggunakan peta sebagai salah satu indikasi bahwa kita adalah bangsa yang berbudaya dan beradab. Peta baca informasi geospasial bagi bangsa Indonesia bukan sesuatu yang baru dan aneh yang harus kita pikirkan rencanakan gunakan lakukan dan sebagainya adalah bagaimana kita harus mampu mengimplementasikan untuk keperluan lebih luas dan menyeluruh bukan hanya disimpan sebagai barang musium dan cagar budaya. Kita harus gali berbekal ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini baik yang bisa memberikan pencerahan informasi terkait dengan yang bersifat fisik seperti sumber daya alam bencana lingkungan dan sebagainya maupun yang tidak bersifat fisik seperti kependudukan perekonomian sosial budaya dan sebagainya. Ilmu pengetahuan dan teknologi informasi geospasial harus dikembangkan dan dimanfaatkan untuk hal-hal baru yang sangat mendesak diperlukan masyarakat seperti peningkatan produksi dan inovasi development production and inovation industri penentuan daerah produksi yang strategis penentuan distribusi produk supply chain pengentasan kemiskinan dan sebagainya dimana disini akan diperlukan ilmu-ilmu terkait seperti ekonomi manajemen sosial budaya dan sebagainya. Memang saat ini kandungan dari UU IG masih bernuansa membuat peta belum menyentuh ke pemanfaatan penggunaan peta dalam arti yang lebih luas sehingga derivasi nya lebih terasa oleh masyarakat. Kedepan seharusnya pemanfaatan peta yang harus dikembangkan lebih luas dan beragam sehingga keterlibatan para sarjana dan praktisi pemetaan dapat lebih luas dan menyeluruh. Secara kelembagaan tentunya akan lebih berdaya guna kalau kewenangan untuk pemanfaatan peta informasi geospasial ini bisa diberikan dan dilakukan daerah baik pemerintah maupun swasta mengingat cakupan kegiatan yang sangat luas dan kompleks. Sehingga akhirnya kita berharap kegiatan dan kebijakan ini bisa membawa ke kesejahteraan bangsa dan negara untuk menuju bangsa yang berbudaya dan beradab sebagai bangsa yang memiliki harga diri dan jati diri


ABSTRACT

If we look further back how the culture and civilization of mankind will not escape and always familiar with what is called a map or words that exist in the legislation which again we discussed today is the Geospatial Information. For example culture and civilization since ancient Eskimos have known map made from marine animals to perform shipping and fishing the Egyptians have been made to create a map for the purposes of the certainty of their agricultural land as cadastral maps since the first Arab nation and the Greeks has developed science Mathematik astronomy and physics that are the foundation of the science of mapping and many more examples link between culture and civilization of a nation that can not be separated from the map so it is not excessive if there slogan No map No. Cultur from here is very visible at all how the role and function of maps in human culture and civilization not only as a tool or a tool just as it is now said to be No. Folder No Plan I think more than that the culture and civilization of a nation or people is largely determined by how they create manage and use the map as a result of science technology art culture and civilization. Indonesian nation has made goodwill or cruise from one place to another definitely need a map as a tool for stock Sakah journey we began the history of the arrival of the first humans in Indonesia as Pythecantropus Erectus there Sangiran Sragen Sandpipers Mojokerto and Wajak Tulungagung the Lost Atlantic hypothesis is in Indonesia megalithic period prehistoric spread from tip to tip of the island of Sumatra Island of Papua as Tomok at Samosir Island Pasemah in South Sumatra in Cipari Brass Gunung Padang Cianjur Pangguyangan Salak Flat Monument Gede Ciarca Sukabum Wind Sand Sand Horse Bogor in Kawengan Kidangan and Gunungmas Bojonegoro Gunungsigro Tuban Denpasar Bali Bajawa Flores Waikabubak Sumba the arrival of the Indonesian nation of India Rear Burma the influence of Hindu-Buddhist culture Kutainegara Tarumanegara Kalinga Ancient Mataram Medang Kahuripan Jenggala Daha Singosari Srivijaya Majapahit the influence of Islamic culture Samudera Pasai Ternate Makasar Demak Pajang Mataram Surakarta Yogyakarta Banten until this moment we have to know to make and use the map as one of the indications that we are cultured and civilized nation. Map read geospatial information to the Indonesian people is not something new and strange we have to think plan use perform and so is how we should be able to implement for the purpose of more extensive and thorough not only kept as a museum piece and reserves culture. We have to dig armed with science and technology today both of which could provide insight information relating to the physical nature such as natural resources disasters environment and so on as well as non-physical such as demographic economic social cultural and so on. Science and geospatial information technology should be developed and used for the new things that are very urgent needs of the community such as increased production and innovation development production and inovation industry the determination of strategic production areas the determination of the distribution of products supply chain poverty alleviation and etc. which will be required here related sciences such as economics management social cultural and so on. Indeed the current contents of the IG Act still undeniably make the map have not touched to the use of the use of maps in a broader sense that its derivation is felt by the community. In the future should the use of maps to be developed more extensive and varied so that the involvement of scholars and practitioners mapping can be extensive and thorough. Institutionally would be more efficient if the authority to use the map geospatial information can be administered and conducted both public and private areas considering the scope of activities is vast and complex. So finally we expect activity and this policy can bring to the welfare of the nation and the state to get a cultured and civilized nation as a nation that has a self-esteem and identity



Keywordsinformasigeospasial;implementasi;undang-undang
 
Subject:  geospasial
Date Create: 01/06/2011
Type: Text
Format: PDF
Language: Indonesian
Identifier: ITS-Article-99105140001229
Collection ID: 99105140001229
Call Number: 910.285 Suk i


Source
article of Seminar Nasional Implementasi Undang-Undang Informasi Geospasial, Yogyakarta, 6-7 Juni 2011

Coverage
ITS Community

Rights
Seminar Nasional Implementasi Undang-Undang Informasi Geospasial, Yogyakarta, 6-7 Juni 2011




[ Download - Summary ]

ITS-Seminar-99105140001229-31154.pdf



[ Link of Contents]
  1. Implementasi Undang-Undang Informasi Geospasial
    http://digilib.its.ac.id/implementasi-undangundang-informasi-geospasial--peluang-harapan-dan-tantangan-31154.html



 Similar Document...

     No similar subject found !


! ATTENTION !

To facilitate the activation process, please fill out the member application form correctly and completely

Registration activation of our members will process up to max 24 hours (confirm by email). Please wait patiently

POLLING

Bagaimana pendapat Anda tentang layanan repository kami ?

Bagus Sekali
Baik
Biasa
Jelek
Mengecewakan





You are connected from 54.92.155.160
using CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)



Copyright © ITS Library 2006 - 2017 - All rights reserved.
Dublin Core Metadata Initiative and OpenArchives Compatible
Developed by Hassan