EMAIL: PASSWORD:
Front Office
UPT. PERPUSTAKAAN
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya


Kampus ITS Sukolilo - Surabaya 60111

Phone : 031-5921733 , 5923623
Fax : 031-5937774
E-mail : libits@its.ac.id
Website : http://library.its.ac.id

Support (Customer Service) :
timit_perpus@its.ac.id




Welcome..guys!

Have a problem with your access?
Please, contact our technical support below:
LIVE SUPPORT


Moh. Fandika Aqsa


Davi Wahyuni


Tondo Indra Nyata


Anis Wulandari


Ansi Aflacha




ITS » Master Theses » Rekayasa Kualitas S2
Posted by anis at 30/12/2006 11:45:03  •  26966 Views


APLIKASI LINEAR GOAL PROGRAMMING DAN PROSES HIRARKI ANALITIK DALAM PENENTUAN STRUKTUR OPTIMAL INDUSTRI PERKAYUAN INDONESIA DAN INSTRUMEN KEBIJAKANNYA

Author :
FAHMA, FAKHRINA 




ABSTRAK

Selama kurun waktu 1989 - 1998 struktur konsumsi bahan baku logs oleh industri perkayuan Indonesia tidak optimal. Ketidakseimbangan struktur tersebut telah mengarah pada terjadinya ketimpangan dalam hal alokasi dan distribusi pemanfaatan bahan baku. Industri-industri perkayuan dengan konsumsi bahan baku logs yang besar ternyata tidak menunjukkan kinerja teknis maupun ekonomis yang juga tinggi. Industri kayu lapis yang menyerap bahan baku paling besar 658 dan selalu diistimewakan dalam skema perolehan devisa negara ternyata perannya terhadap penciptaan tenaga kerja dan peluang berusaha penciptaan pendapatan dan distribusinya dan parameter lainnya yang bermuara pada trickle down effect semakin meiemah. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis data dan informasi mengenai status terkini current status peranan dan kontribusi masing-masing jenis industri perkayuan terhadap pengembangan perekonomian nasional menganalisis struktur industri perkayuan nasiona dewasa ini dan mendapatkan struktur yang optimal bagi industri perkayuan nasional dengan keterbatasan bahan baku namun tetap dapat memaksimalkan perannya bagi perekonomian dan memperoieh rumusan upaya konkret yang perlu dilakukan untuk mewujudkan struktur dan kinerja industri perkayuan nasional yang optimal. Jenis industri yang menjadi obyek penelitian terdiri dari 8 jenis industri berbahan baku kayu logs. Untuk mencapai kondisi optimal dari multi sasaran yang ditargetkan yakni suatu kondisi dimana industri perkayuan diharapkan tidak hanya dapat memenuhi tujuan perolehan produksi atau output yang tinggi dengan kondisi bahan baku yang semakin langka tetapi juga menyangkut upaya pencapaian sasaran-sasaran yang lain yaitu meminimalkan biaya input produksi memaksimalkan nilai tambah memaksimalkan pendapatan pemerintah dari sektor pajak memaksimalkan penyerapan tenaga kerja dan memaksimalkan pendapatan upah tenaga kerja didekati dengan model Preemptive Linear Goal Programming. Sedangkan untuk analisis kebijakannya digunakan model Proses Hirarki Analitik. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil skenario I dengan prioritas pemenuhan kebutuhan logs dan skenario IV dengan prioritas maksimasi pencapaian sasaran agregat sebagai skenario yang terbaik dan dapat dipilih sebagai model re-design dan re-strukturisasi industri perkayuan Indonesia. Hal ini disebabkan eskpektasi pencapaian sasaran yang diharapkan akan diperoleh dari kedua skenario ini relatif lebih baik dari skenario II dan III. Dalam implementasinya kebijakan restrukturisasi industri perlu didukung oleh perangkat kebijakan yang dapat menciptakan kondisi terpenuhinya alokasi bahan baku sesusi dengan skenario yang dipilih. Dalam penyusunan kebijakan optimasi struktur industri perkayuan Indonesia perlu didisain agar industri perkayuan mendapat peran yang lebih besar daripada pemerintah etatisme. Prioritas industri sebagai pemeran utama strukturisasi hams diwujudkan melalui mekanisme insentif dan bukan mekanisme hukum. Untuk menuju pada industri perkayuan yang optimal maka prioritas utama yang harus dipenuhi adalah ketersediaan log untuk bahan baku industri. Oleh karena itu kebijakan pengelolaan hutan harus menjadi parent node bagi kebijakan industri perkayuan dan bukan sebaliknya. Strategi kebijakan restrukturisasi yang terbaik adalah dengan cara rasionalisasi industri perkayuan. Hal ini sejalan dengan telah terjadinya defisit supply bahan baku dan kebutuhan industri perkayuan yang sangat besar. Rasionalisasi harus dilaksanakan sesuai mekanisme pasar dan seminimal mungkin memasukkan unsur campurtangan pemerintah dalam kebijakan rasionaliasi industri perkayuan indonesia.


ABSTRACT

During 1989 - 1998 logs material consumption structure by Indonesian timber industry was not optimal. This structure unbalanced has led to the unstable condition n allocation and distribution of logs material use. Timber industries with huge logs material consumption have not appeared to show high technical and economical performance. Plywood industry which absorb the largest material 658 and always have been privileged in the national foreign exchange achievement scheme appeared that its role on creating of manpower and business chance producing income and distribution and other parameters which bear on the trickle down effect increasingly become weak. The purpose of this research are to analyze data and information on the current status of each type of timber industrys role and contribution to the national economy development to analyze the current structure of national timber industry and to get optimal structure for national timber industry with their material limitation and to obtain a concrete efforts formula to build an optimal structure and performance of the national timber industry. The types of industry that become this research object include 8 types pf industry using logs material. To obtain optimal condition from multi-purpose that was targeted that is a condition where timber industry hoped not only can fulfill the goal pf obtaining production or high output with material that increasingly scarce but alo involve some efforts to obtain any other goals to minimize input production cost Jo maximize add-value to maximize manpower absorption and to maximize workers income approached by Pre-emptive Linear Goal Programming model. While for the policy analysis Analytical Hierarchy Process model is used. According to analysis result Scenario I is obtained with the priority of logs need fulfillment and Scenario IV with the priority of maximizing achievement aggregate goal as the best scenario and can be selected as re-design and re-structurization model of the Indonesian timber industry. It was caused by the expectation for achievement goal which hoped gain from these two scenarios are relatively much better than the Scenario II and III. In its implementation industrial re-structurization policy has to be supported by sets of policy that can create a condition of material allocation fulfillment appropriate with the scenario selected. In composing optimizing policy structure of Indonesian timber industry it had has been designed in order to the timber industry has a bigger role than that pf government statism. Industrial priority as a prominent role of re-structurization program must be achieved by means of incentive mechanism and not by law mechanism. In order to build optimum timber industry the important priority that must be fulfill is the logs availability for industrial material use. Since that forest management policy must become a parent node for the timber industry policy and not on the contrary. The best re-structurization policy strategy is by means of timber industry rationalization. It was in accordance with the huge material supply deficit and timber industry need. Rationalization must be done according to market mechanism and may minimize government intervention in the rationalization of Indonesian timber industry policy.



Keywordsindustri perkayuan;konsumsi bahan baku logs
 
Subject:  Industri kayu
Contributor
  1. Dr.Ir.Suparno, MSIE.
    Ir. Sri Gunani Pratiwi, MT.
Date Create: 30/12/2006
Type: Text
Format: pdf; 146 pages
Language: Indonesian
Identifier: ITS-Master-3100002014772
Collection ID: 3100002014772
Call Number: 519.72 Fah a


Source
Theses Rekayasa Kualitas RT 519.72 Fah a, 2001

Coverage
ITS Community

Rights
Copyright @2001 by ITS Library. This publication is protected by copyright and permission should be obtained from the ITS Library prior to any prohibited reproduction, storage in a retrievel system, or transmission in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording, or likewise. For information regarding permission(s), write to ITS Library




[ Download - Summary ]

ITS-Master-3100002014772-412.pdf




 Similar Document...




! ATTENTION !

To facilitate the activation process, please fill out the member application form correctly and completely

Registration activation of our members will process up to max 24 hours (confirm by email). Please wait patiently

POLLING

Bagaimana pendapat Anda tentang layanan repository kami ?

Bagus Sekali
Baik
Biasa
Jelek
Mengecewakan





You are connected from 3.228.21.186
using CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)



Copyright © ITS Library 2006 - 2019 - All rights reserved.
Dublin Core Metadata Initiative and OpenArchives Compatible
Developed by Hassan