EMAIL: PASSWORD:
Front Office
UPT. PERPUSTAKAAN
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya


Kampus ITS Sukolilo - Surabaya 60111

Phone : 031-5921733 , 5923623
Fax : 031-5937774
E-mail : libits@its.ac.id
Website : http://library.its.ac.id

Support (Customer Service) :
timit_perpus@its.ac.id




Welcome..guys!

Have a problem with your access?
Please, contact our technical support below:
LIVE SUPPORT


Davi Wahyuni


Tondo Indra Nyata


Anis Wulandari


Ansi Aflacha




ITS » Undergraduate Theses » Teknik Sipil
Posted by eny at 02/12/2008 15:49:46  •  9213 Views


STUDY OF INFLUENCE EMBANKMENT PROTECTION WITH BAMBOO SESEK AND REINFORCED BY ANCHORAGE AND GEOTEXTILE WITH 3 VARIATIONS OF INSTALATION THE EMBANKMENT STABILITY OF BENGAWAN SOLO RIVER WITH EXPERIMENT MODEL IN LABORATORY

Author :
FATKHUROHMAN, DWI ; SULISTIONO, DIDIK AGUS ; KHODFIAH, SITI 




ABSTRAK

Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Kanor kota Bojonegoro mempunyai tanggul sungai yang banyak mengandung tanah lanau dan mempunyai potensi kelongsoran cukup besar. Salah satu penyebab kelongsoran adalah meningkatnya muka air tanah yang disebabkan meningkatnya intensitas curah hujan. Peningkatan muka air tanah memiliki pengaruh besar pada penurunan stabilitas lereng. Ditambah lagi dengan adanya peningkatan kecepatan arus sungai Bengawan Solo pada belokan yang menyebabkan erosi pada lereng tanggul sehingga pada akhirnya terjadi kelongsoran tanggul. Tugas akhir ini bertujuan untuk memberikan alternatif perkuatan untuk tanggul sungai Bengawan Solo. Adapun alternatif perkuatan yang digunakan adalah perkuatan sesek bambu ditambah dengan perkuatan angker dan geotextile serta kapur dengan kadar 6 pada lapisan atas untuk tanggul sungai Bengawan Solo. Penambahan kapur pada lapisan atas bertujuan untuk mencegah terjadinya Drying-Wetting pada lapisan dibawahnya dan untuk menaikkan kekuatan tanah serta sebagai penetralisir dari sifat kembang susut tanah Pada pengamatan yang telah dilakukan terhadap kondisi permodelan terjadi kelongsoran yang cukup signifikan pada permodelan tanpa perkuatan dengan tinggi muka air hujan dan terendam. Sedangkan pada permodelan tanpa perkuatan dengan tinggi muka air pancaroba tidak terjadi kelongsoran yang cukup signifikan. Pada semua permodelan dengan perkuatan tidak terjadi kelongsoran yang signifikan. Analisa numerik dilakukan dengan program bantu geoslope berdasarkan data lapangan dan data permodelan. Perhitunganmemakai program Geoslope diperoleh nilai angka keamanan sebagai berikut untuk permodelan numerik dengan tinggi muka air terendam tanpa perkuatan sebesar 0101 perkuatan sesek bambu tebal 02 cm sebesar 7539 perkuatan sesek bambu tebal 04 cm sebesar 8328 perkuatan sesek bambu tebal 06 cm sebesar 12293. Untuk permodelan dengan tinggi muka air hujan untuk tanpa perkuatan sebesar 1538 perkuatan sesek bambu tebal 02 cm sebesar 13010 perkuatan sesek bambu tebal 04 cm sebesar 13951 perkuatan sesek bambu tebal 06 cm sebesar 14049. Untuk permodelan dengan tinggi muka air pancaroba untuk tanpa perkuatan 1218 perkuatan sesek bambu tebal 02 cm sebesar 7539 perkuatan sesek bambu tebal 04 cm sebesar 10.440 perkuatan sesek bambu tebal 06 cm sebesar 10828. Untuk kondisi asli lapangan didapatkan nilai angka keamanan sebagai berikut untuk permodelan numerik dengan tinggi muka air terendam tanpa perkuatan sebesar 2607 perkuatan sesek bambu tebal 02 cm sebesar 4014 perkuatan sesek bambu tebal 04 cm sebesar 5040 perkuatan sesek bambu tebal 06 cm sebesar 6836. Untuk permodelan dengan tinggi muka air hujan untuk tanpa perkuatan sebesar 3416 perkuatan sesek bambu tebal 02 cm sebesar 4584 perkuatan sesek bambu tebal 04 cm sebesar 5933 perkuatan sesek bambu tebal 06 cm sebesar 6891. Untuk permodelan dengan tinggi muka air pancaroba untuk tanpa perkuatan sebesar 4878 perkuatan sesek bambu tebal 02 cm sebesar 6888 perkuatan sesek bambu tebal 04 cm sebesar 8483 perkuatan sesek bambu tebal 06 cm sebesar 9399. Dalam analisa perhitungan memakai program bantu geoslope hanya bisa memodelkan 2 dimensi dan tidak bisa memodelkan arus serta tidak dapat memodelkan gaya yang tegak lurus dengan bidang maka dipakai perhitungan manual. Dari perhitungan manual untuk permodelan numerik dengan tinggi muka air terendam diperoleh angka keamanan untuk tanpa perkuatan sebesar 0717 dan perkuatan sesek sebesar1901. Sedangkan untuk mengetahui kelongsoran mulai terjadi dipakai perhitungan manual untuk variasi kecepatan arus sehingga dapat diperoleh angka keamanan terkecil dimana gerusan atau kelongsoran mulai terjadi pada kecepatan arus sebesar 87 mdet dengan nilai angka keamanan sebesar 1 . Sehingga dari perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa perhitungan manual lebih teliti karena semua faktor dapat dimasukkan dalam perhitungan.


ABSTRACT

Bengawan Solo river in Kanor district Bojonegoro has the embankment river which containing many clay and have the big enough slide potency. One of the cause of slide is the increasing of caused ground water face the increasing of rainfall intensity. Make Up of ground water face have major effect at degradation of bevel stability. Added again with existence of the make-up of speed of river current of Bengawan Solo at turn causing erosion at bevel embankment so that in the end happened embankment slide. The objectives of this Final project give reinforcement alternative for the Bengawan Solo embankment of river. As for reinforcement alternative the used is reinforcement of sesek bamboo added with anchorage reinforced and geotextile and calcify with rate 6 at lime treated for the dam of river of Bengawan Solo river of embankmet. Addition of lime treated at flake to prevent the happening of Drying-Wetting at coat under it and to increase reinforcement of soil and neutralization of swelling soil. At perception which have been done to condition of model happened slide which enough signification at model without reinforcement highly rainwater face and of complete. While at model without reinforcement highly face irrigate transition do not happened slide which enough signification. At all of model with reinforcement do not happened slide which is signification. Analysis numeric done with program assist geoslope pursuant to field data and model data. Calculation wear program of Geoslope obtained by the following safety number value for the model of numeric highly face irrigate all can be filled without reinforcement 0.101 reinforcement of sesek thick bamboo 0.2 cm 7.539 reinforcement of sesek thick bamboo 0.4 cm 8.328 reinforcement of sesek thick bamboo 0.6 cm 12.293. For model highly rainwater face to without reinforcement 1.538 reinforcement of sesek thick bamboo 0.2 cm 13.010 reinforcement of sesek thick bamboo 0.4 cm 13.951 reinforcement of sesek thick bamboo 0.6 cm 14.049. For model highly face irrigate transition to without reinforcement 1.218 reinforcement of sesek thick bamboo 0.2 cm 7.539 reinforcement of sesek thick bamboo 0.4 cm 10.440 reinforcement of sesek thick bamboo 0.6 cm 10.828. To the condition of field genuiness got by the following safety number value for the model of numeric highly face irrigate all can be filled without reinforcement 2.607 reinforcement of sesek thick bamboo 0.2 cm 4.014 reinforcement of sesek thick bamboo 0.4 cm 5.040 reinforcement of sesek thick bamboo 0.6 cm 6.836. For model highly rainwater face to without reinforcement 3.416 reinforcement of sesek thick bamboo 0.2 cm 4.584 reinforcement of sesek thick bamboo 0.4 cm 5.933 reinforcement of sesek thick bamboo 0.6 cm 6.891. For model highly face irrigate transition to without reinforcement 4.878 reinforcement of sesek thick bamboo 0.2 cm 6.888 reinforcement of sesek thick bamboo 0.4 cm 8.483 reinforcement of sesek thick bamboo 0.6 cm 9.399. In calculation analysis used to program assist geoslope only can model 2 dimension and cannot model current and cannot model vertical style with area hence weared by calculation of manual. Of calculation of manual for the model of numeric highly face irrigate all can be filled a safetyf factor to without reinforcement 0.717 and reinforcement of sesek 1.901. While to know slide take its rise to be used by calculation of manual for the variation of speed of current so that can be obtained by the smallest safety factor where slide take its rise at a speed of current 8.7 msec with safety factor value 1. while of the calculation can be concluded that calculation of manual more accurate because all factor can be packed into calculation.



KeywordsTanggul sungai ; Kelongsoran ; Sesek bambu ; Angker ; Geotextile ; Kapur ; Angka keamanan ; Geoslope
 
Subject:  Bendungan
Contributor
  1. Dr.Ir. RIA ASIH ARYANI SOEMITRO, M.Eng.
    Ir. MOESDARJONO SOETOJO, M.Sc.
Date Create: 02/12/2008
Type: Text
Format: pdf
Language: Indonesian
Identifier: ITS-Undergraduate-3100007030356
Collection ID: 3100007030356
Call Number: RSS 627.42 Fat s


Source
Undergraduate Theses, Civil Engineering, RSS 627.42 Fat s, 2007

Coverage
ITS Community Only

Rights
Copyright @2007 by ITS Library. This publication is protected by copyright and permission should be obtained from the ITS Library prior to any prohibited reproduction, storage in a retrievel system, or transmission in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording, or likewise. For information regarding permission(s), write to ITS Library.




[ Download - Summary ]

ITS-Undergraduate-3100007030356-2592.pdf




 Similar Document...




! ATTENTION !

To facilitate the activation process, please fill out the member application form correctly and completely

Registration activation of our members will process up to max 24 hours (confirm by email). Please wait patiently

POLLING

Bagaimana pendapat Anda tentang layanan repository kami ?

Bagus Sekali
Baik
Biasa
Jelek
Mengecewakan





You are connected from 10.199.6.2
using CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)



Copyright © ITS Library 2006 - 2021 - All rights reserved.
Dublin Core Metadata Initiative and OpenArchives Compatible
Developed by Hassan