EMAIL: PASSWORD:
Front Office
UPT. PERPUSTAKAAN
Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya


Kampus ITS Sukolilo - Surabaya 60111

Phone : 031-5921733 , 5923623
Fax : 031-5937774
E-mail : libits@its.ac.id
Website : http://library.its.ac.id

Support (Customer Service) :
timit_perpus@its.ac.id




Welcome..guys!

Have a problem with your access?
Please, contact our technical support below:
LIVE SUPPORT


Moh. Fandika Aqsa


Davi Wahyuni


Tondo Indra Nyata


Anis Wulandari


Ansi Aflacha




ITS » Undergraduate Theses » S1 Teknik Sipil - Lintas Jalur
Posted by aprill@is.its.ac.id at 21/10/2015 08:12:59  •  650 Views


PERENCANAAN ANGKUTAN BUS KORIDOR TERMINAL TAMBAK OSOWILANGUN-PERAKKENJERAN SURABAYA

BUS TRANSPORT PLANNING CORRIDOR TERMINAL TAMBAK OSOWILANGUNPERAK-KENJERAN SURABAYA

Author :
ADYAKSA, SATRIA ( 3112 105 021 )




ABSTRAK

Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua setelah Jakarta. Hal ini membuat Kota Surabaya harus memiliki alat transportasi yang memadai. Kota Surabaya memiliki bermacammacam alat transportasi umum bermacam-macam juga masalah yang di timbulkan. Salah satunya yaitu angkutan kota angkot. Saat ini keadaan armada angkutan kota perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah. Dan banyak penumpang yang menuju ke suatu daerah namun belum ada ketersediaan alat transportasi umum. Dengan minimnya koridor yang terdapat pada sistem angkutan umum di Kota Surabaya tidak mengurangi antusias masyarakat dalam menggunakan angkutan umum tersebut. Hanya saja masyarakat sering merugi karena untuk melakukan perjalanan dengan menggunakan angkutan umum yang memiliki koridor terbatas masyarakat berpindah dari koridor angkutan umum yang satu dengan koridor angkutan umum yang lain. Hal ini tentu saja mengakibatkan merugi secara segi waktu dan ekonomi karena masyarakat harus melakukan kegiatan tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan angkutan agar masyarakat tidak merugi dan semakin nyaman dalam menggunakan transportasi umum. Analisa digunakan untuk kondisi eksisting dan analisa untuk 5 tahun ke depan pada tahun 2014-2019 menggunakan metode Furness dan dengan bantuan program Microsoft Excel. Penelitian ini di awali dari pengumpulan data-data Matriks Asal Tujuan yang didapatkan dari survey asal tujuan kepada penumpang angkutan kota dan untuk data jumlah penduduk serta data luas pasar dan pabrik yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik BPS Surabaya Surabaya dan mengetahui kondisi moda saat ini dan kondisi moda yang akan direncanakan. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan maka untuk tahun 2014 rute Terminal Tambak Osowilangun Perak - Kenjeran di ketahui demand maksimum 199 penumpang yang terjadi pada zona Benowo menuju Kalianak di saat pukul 08.00 09.00. dan load factornya sebesar 0510. Untuk rute Terminal Tambak Osowilangun Perak - Kenjeran Arah sebaliknya demand maksimumnya sebesar 76 penumpang yang terjadi pada zona Benowo menuju Kalianak di saat pukul 08.00 09.00 dan load factornya sebesar 0217. Untuk 5 tahun yang akan datang yaitu Tahun 2019 dengan menggunakan bus mini didapatkan demand maksimum pada zona Asemrowo-Krembangan sebesar 721 penumpang dengan load factor dari hasil perhitungan sebesar 0898 dan dengan rencana frekuensi sama dengan bus midi sebesar 1766. Namun dengan bus midi load factor nya sebesar 0656. Dan untuk arah sebaliknya terdapat pada zona Pabean Cantian- Krembangan sebesar 921 penumpangdan menggunakan bus mini load factor dari hasil perhitungan sebesar 0936 dan dengan rencana frekuensi sama dengan bus midi sebesar 2474. Namun dengan menggunakan bus midi load factornya sebesar 0919.


ABSTRACT

Surabaya City is the second largest city after Jakarta. This makes the city of Surabaya should have adequate means of transportation. Surabaya City has a variety of public transportation as well a variety of problems that caused. One of them is public transportation public transportation. Currently the state of the city transport fleet needs to get the attention of the government. And many passengers heading to an area but there is no availability of public transportation. With the lack corridor located on the public transport system in the city of Surabaya not reduce public enthusiasm in using the public transport. Its just that people often lose money because to travel using public transport that has a limited corridor people moving from one public transport corridor with other public transport corridor. This of course resulted in a loss in terms of time and economy because people have to perform these activities. So transportation planning is needed so that people do not lose money and be more comfortable in using public transport. The analysis is used to analyze existing conditions and for the next 5 years in the year 2014 to 2019 using methods Furness and with the help of Microsoft Excel. This research at the start of the data collection Origin Destination Matrices obtained from the survey origin to the destination city passenger transportation and to the data as well as data on the size of population and plant markets obtained from the Central Statistics Agency BPS Surabaya Surabaya and determine the condition of the current mode modes and conditions that will be planned. Based on the results of the calculations have been done for the 2014 Terminal Tambak Osowilangun - Perak - Kenjeran in the know maximum 199 passengers demand that occurs in the zone at the moment Benowo toward Kalianak at 8 a.m. to 9 a.m. and load factor of 0510. To the Terminal Osowilangun Perak - Kenjeran Direction contrary the maximum demand of 76 passengers which occurred on Benowo Zone at the time headed Kalianak at 8 a.m to 9 a.m and load factor of 0.217. For 5 years from now is 2019 with use the mini bus the maximum demand in the zone get Asemrowo-Krembangan for 721 passengers with a load factor of from result calculation is 0898 and if amount from the plant same with frecuency of midi bus is 1766. But if the uses midi bus a load factor of 0657. And contrary to the direction contained in the zone Pabean Cantian-Krembangan for 921 passengers with a load factor of from result calculation is 0936 and if amount from the plant same with frecuency of midi bus is 2474. But if the uses midi bus a load factor of 0919.



KeywordsTerminal Tambak Osowilangun; Perencanaan Angkutan Bus; Demand; Load Factor
 
Subject:  Perencanaan transportasi
Contributor
  1. Ir. WAHJU HERIJANTO, MT
Date Create: 21/10/2015
Type: Text
Format: pdf
Language: Indonesian
Identifier: ITS-Undergraduate-31001150007763
Collection ID: 31001150007763
Call Number: RSS 388.4 Ady p


Source
Undergraduate Theses of Civil Engineering, RSS 388.4 Ady p, 2015

Coverage
ITS Community

Rights
Copyright @2015 by ITS Library. This publication is protected by copyright and per obtained from the ITS Library prior to any prohibited reproduction, storage in a re transmission in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, reco For information regarding permission(s), write to ITS Library




[ Download - Open Access ]

  1.  ITS-Undergraduate-39183-3112105021-abstract_id.pdf - 352 KB
  2.  ITS-Undergraduate-39183-3112105021-abstract_en.pdf - 351 KB
  3.  ITS-Undergraduate-39183-3112105021-conclusion.pdf - 694 KB




 Similar Document...




! ATTENTION !

To facilitate the activation process, please fill out the member application form correctly and completely

Registration activation of our members will process up to max 24 hours (confirm by email). Please wait patiently

POLLING

Bagaimana pendapat Anda tentang layanan repository kami ?

Bagus Sekali
Baik
Biasa
Jelek
Mengecewakan





You are connected from 54.156.58.187
using CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)



Copyright © ITS Library 2006 - 2017 - All rights reserved.
Dublin Core Metadata Initiative and OpenArchives Compatible
Developed by Hassan